Wednesday, August 10, 2016

Pengolahan Aneka Bahan Pangan dari Kacang dan Jagung



Proses pengolahan pangan bersama ibu-ibu PKK

Minggu, 31 Juli 2016 kami tim KKN 29 melaksanakan kegiatan pelatihan kewirausahaan, kegiatan ini kami laksanakan di Balai Desa Karang Asem dengan jumlah peserta 20 orang. Acara pelatihan kewirausahaan dipandu oleh dosen pertanian yaitu Ibu Umi Purwandari dan juga kolaborasi dengan kepanitiaan KKN. Kegiatan pelatihan ini menarik minat warga Karang Asem, antusias para ibu-ibu warga Karang Asem jelas terlihat dipelatihan ini. Manfaat yang dapat diperoleh dari kegiatan pelatihan kewirausahaan ini adalah menumbuhkan jiwa kreatifitas dan jiwa wirausaha pada masyarakat Karang Asem khususnya ibu-ibu PKK. Selain itu juga untuk memaksimalkan potensi desa yang ada di Karang Asem seperti komoditas pertanian yang cukup melimpah seperti jagung dan kacang. Dengan demikian, diharapakan hal tersebut dapat meningkatkan nilai jual jagung dan kacang.
Terlihat beberapa ibu-ibu peserta pelatihan kewirausahaan ini mencatat setiap resep yang diperagakan oleh pemateri, para peserta pelatihan pun tak sungkan membantu dalam pembuatan produk yang diperagakan. Mereka bergantian dalam membantu pembuatan produk yang diajarkan.Peralatan yang sederhana tak menjadi hambatan bagi tim KKN 29 dan para peserta pelatihan dalam membuat produk. Kami saling membantu dalam pengolahan produk ini.
Pelatihan yang kami laksanakan bersama ibu-ibu warga Karang Asem ini bertujuan untuk membantu meningkatkan minat ibu-ibu Karang Asem dalam hal mengolah hasil pertanian yang melimpah menjadi produk pangan yang dapat diguanakan untuk diri sendiri serta menguntungkan. Bahan-bahan yang kita angkat menjadi produk unggulan berasal dari sumber daya alam Desa Karang Asem yang melimpah seperti kacang dan jagung.
Namun ada beberapa hambatan yang terjadi saat pelaksanakan kegiatan pelatihan kewirausahaan ini. Hambatan yang paling utama adalah pembagian tugas bagi mahasiswa KKN yang bertugas dalam pembuatan Pita Bread, Stik Kacang, dan Selai Kacang karena proses pembuatan produk yang membutuhkan proses lama mulai dari persiapan bahan dan alat dalam pembutan Pita Bread, Stik Kacang dan Selai Kacang sampai menyajikan produk tersebut kepada ibu-ibu di Desa Karang Asem. Jelas hambatan ini bukan menjadi penghalang yang berarti bagi kami. Antusias peserta pelatihan, mahasiswa KKN 29 yang didampingi dosen ahli dari teknologi industri pertanian mampu melewati hambatan tersebut. Ketercapaian target mengenai kegiatan pelatihan kewirausahaan dalam pembutan Pita Bread, Stik Kacang dan Selai Kacang berjalan lancar dan berhasil dengan memuaskan. (pd)

0 comments:

Post a Comment